Archive for the 'Tazkiyah' Category

Syubhat Dalam Sebutir Telur

endox

Oleh: Imtihan Syafi’i Ketika Hajjaj bin Yusuf ats-Tsaqafi berhasil menguasai ‘Iraq, tidaklah ia menugaskan seseorang untuk menjabat di sana dan mengatur rakyat ‘Iraq melainkan tidak berumur panjang. Orang-orang ‘Iraq yang tidak rela dengan kezhaliman yang merajalela mendoakan kebinasaan bagi siapa saja yang menjadi wakil Hajjaj di ‘Iraq. Bookmark on Delicious Digg this post Recommend on [...]

Generasi Akhirat

Oleh: Tengku Azhar

Shahabat Ali bin Abi Thalib –radhiyallahu ‘anhu- pernah memberikan wasiat,

وَلِكُلِّ وَاحِدَةٍ مِنْهُمَا بَنُونَ ، فَكُونُوا مِنْ أَبْنَاءِ الآخِرَةِ ، وَلاَ تَكُونُوا مِنْ أَبْنَاءِ الدُّنْيَا ، فَإِنَّ الْيَوْمَ عَمَلٌ وَلاَ حِسَابَ ، وَغَدًا حِسَابٌ وَلاَ عَمَلَ

“Masing-masing dari keduanya memiliki generasi (penggemar), maka jadilah generasi akhirat, dan janganlah menjadi generasi dunia, karena sesungguhnya hari ini (di dunia) adalah tempat berjuang (beramal) belum ada perhitungan (hisab), sedangkan besok (di akhirat) adalah hari perhitungan, tidak ada lagi amal.” (HR. Al-Bukhari) (more…)

Makna Memperpanjang Umur Menurut Pandangan Ulama Salaf

waktu

Oleh: Ryan Arief Rahman Prolog Jumlah umur yang dapat digunakan manusia guna memperoleh kebaikan tidak mencapai dua puluh tahun dari seluruh umurnya. Jika salah seorang berumur enam puluh tahun, maka sepertiga umur digunakan untuk tidur – dihitung delapan jam tidur perhari, maka ia tidur sepertiga dari harinya- dan lima belas tahun berlalu dalam masa kanak-kanak, [...]

Jiwa Tenang dengan Dzikrullah

dzikr

Oleh: Tengku Azhar “Bukankah dengan mengingat Allah hati menjadi tenang?” demikianlah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam QS. Ar-Ra’du: 28. Seyogyanya seorang muslim menghiasi hidupnya dengan memperbanyak dzikir kepada Allah, di mana dan kapan pun juga. Ketenangan jiwa dan kenyamanan hidup hanya didapat oleh seorang manusia dengan berdzikir kepada Allah. Tentunya ‘dzikir’ dengan makna yang [...]

Beribu Manfaat dari Dzikir Sesaat

Oleh : Imtihan Asy Syafi’i

Maraknya hiburan dan mudahnya kehidupan jamak membikin orang terlena dengan kenikmatan hidup sehingga melupakan sesuatu yang jauh lebih bermanfaat bagi kehidupan mereka, yakni kesenangan hidup di akherat. Serta melalaikan tujuan hidup mereka, beribadah kepada Allah swt. Penatnya fisik setelah seharian mencari nafkah tak jarang dijadikan alasan untuk malas, menunda ibadah atau bahkan tidak beribadah sama sekali. Alih-alih menambahnya dengan ibadah sunnah, yang wajib saja sering dilalaikan. Padahal sejatinya banyak sekali ragam ibadah yang ringan untuk dilakukan namun syarat manfaat. Di antaranya adalah berdzikir. Jenis ibadah yang tak perlu banyak menguras tenaga dan biaya. (more…)

Shaum di Bulan Muharram

Diantara kebiasaan orang Syiah pada bulan muharram tepatnya tiap tanggal 10 adalah mengadakan perayaan untuk memperingati kematian imam Husain dipadangKarbala. Mereka menjadikan hari tersebut sebagai hari berduka cita dan meratap dengan cara menampar pipi, merobek-robek pakaian, saling memanggil dengan panggilan jahiliyah dan memperdengarkan syair-syair yang menyedihkan.

Lain halnya dengan orang jawa, mereka justru tidak mau mengadakan perayaan apapun, karena menurut keyakinan mereka bahwa Nyi Roro Kidul sedang mengadakan hajatan di bulan tersebut. Musibah akan terjadi apabila ada orang yang melakukan pernikahan dibulan ini. (more…)